Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Saturday, 22 February 2014

Daftar Masuk Sekolah Harus Dites Keperawanan

,


Indonesia sering memiliki berbagai wacana aturan baru yang terkadang terdengar menggelikan atau tidak masuk akal. Kemarin (20/8) lagi-lagi ada satu wacana yang bergulir dari salah satu Dinas Pendidikan yang ada di Indonesia mengenai menambahkan tes keperawanan dalam rangkaian tes untuk penerimaan siswa baru di Sekolah Menengah Atas (SMA). Ide ini langsung mendapatkan banyak komentar, kritikan, dan ada juga yang mendukung.
Wacana tes keperawanan ini dilontarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Prambulih, Sumatera Selatan ini terus menuai pendapat dari seluruh warga Indonesia ladies. Tes ini dianggap melanggar hak asasi manusia dan bentuk diskriminasi terhadap wanita. Bila keperawanan dianggap sebagai layak tidaknya seorang siswi untuk bersekolah, maka hal ini sudah menyalahi aturan tentang hak setiap Warga Negara Indonesia untuk mendapat pendidikan.
Salah satu lembaga yang menentang keras akan wacana dan rencana ini adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan. Mereka menganggap wacana ini sungguh merugikan wanita. "Tes keperawanan merupakan bentuk diskriminasi terhadap perempuan dan merendahkan martabat kemanusiaan. Tes keperawanan juga merupakan bentuk pelanggaran hak anak atas pendidikan, karena tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," kata Direktur Advokasi LBH Keadilan, Halimah Humayrah Tuanaya dalam rilisnya, Selasa (20/8), dikutip dari merdeka.com.
Kemarin beberapa Partai politik seperti PKS mendukung wacana ini dan mendapat kritikan keras dari banyak pihak. Wacana ini kemarin menjadi pembicaraan hangat di sosial media lho ladies. Di sosial media, wacana tes keperawanan ini dianggap menggelikan, tidak masuk akal dan memalukan. Lantas bagaimana ya respon dari Kementrian Pendidikan? Syukurlah, Kementrian Pendidikan menolak wacana ini.
Menteri Pendidikan M.Nuh mengatakan bila ada tes keperawanan, harusnya ada tes keperjakaan. Hal ini tentu susah dilaksanakan bukan? Menurut M.Nuh, keperawanan bukanlah faktor layak tidaknya seseorang bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi. "Hal ini adalah privasi dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan kepintaran, kemampuan atau kemampuan akademis seseorang" ujar M.Nuh lagi.
Ladies, menjaga keperawanan adalah urusan pribadi dari setiap wanita. Pemerintah memang seharusnya tidak mencampur adukkan urusan akademis dengan hal yang bersifat pribadi seperti ini. Bagaimana menurut Anda ladies, setuju atau tidak dengan wacana tes ini?
Read more →

Ratusan Wanita India Dipaksa Tes Keperawanan Sebelum Menikah

,
 




Keperawanan masih jadi isu yang hangat dibicarakan, terlebih lagi di beberapa negara Asia, termasuk India. Di negara tersebut, keperawanan seorang wanita masih dijunjung tinggi dan dijaga hingga hari pernikahan. Pengantin perempuan yang masih perawan hingga menikah lebih dihargai dan dianggap mulia. Tapi bagaimana bila keperawanan bisa ditukar dengan menikah gratis dan mendapat bantuan pemerintah?
Dilansir dari situs Dailymail, ratusan perempuan India dipaksa untuk melakukan tes keperawanan dan tes kehamilan menjelang hari pernikahan. 450 wanita yang akan menjalani pernikahan massal diharuskan melakukan tes tersebut di distrik Betul, acara tersebut diselenggarakan oleh pemerintah Madhya Pradesh. Tujuan dari pernikahan massal adalah membantu perempuan dari keluarga miskin untuk menikah.

 (c) dailymail

Menurut berita yang dilaporkan Times of India, wanita yang melakukan tes keperawanan dari pemerintah dan ikut serta dalam pernikahan massal ini akan menerima hadiah. Sembilan wanita diketahui sedang hamil dan tidak diizinkan ikut dalam upacara pernikahan.
Pemerintah mengatakan bahwa tes ini bukan untuk mengetes keperawanan, tetapi untuk memastikan bahwa tidak ada pengantin perempuan yang hamil.
Menanggapi hal ini, Girija Vyas, ketua Komisi Nasional untuk Perempuan India mengatakan: "Tindakan ini memalukan, di mana perempuan harus menjalani tes untuk membuktikan kesucian mereka, sehingga mereka bisa memanfaatkan bantuan keuangan pemerintah yang penuh dosa dan tidak bisa ditoleransi dalam masyarakat,"
Dengan adanya kontroversi seputar tes keperawanan sebelum menikah, makin banyak pertanyaan yang muncul. Apakah kemuliaan seorang perempuan hanya dilihat dari keperawanannya saja?
Sebagai sesama perempuan, bagaimana pendapat Anda ladies?
Read more →

Tuesday, 18 February 2014

Beredar Foto Suami Christy Jusung Mesra dengan Wanita Lain

,
Jay Alatas mesra dengan wanita lain (foto: ist) JAKARTA- Di tengah proses perceraian dengan Christy Jusung, Jay Alatas diterpa isu tidak sedap. Yaitu isu mengenai orang ketiga. Pasalnya, beredar foto mesra dirinya dengan seorang wanita cantik di sebuah tempat.

Hal tersebut langsung dibantah kuasa hukum Jay Alatar, Dody Haryanto. Foto mesra itu bisa saja menurutnya terjadi sebelum adanya pernikahan Christy dan Jay. Dan foto itu juga belum terbukti di persidangan.

"Foto kapan itu? Sebelum menikah bisa jadi. Foto itu tidak bisa dibuktikan di pengadilan. Kan tidak jadi bukti dalam pengadilan," ungkap Dody di PA Jakarta Selatan, Senin (17/2/2014).

Isu kehadiran orang ketiga dibantah dengan tegas oleh Jay. Selain itu tak ada dalam isi gugatan tentang hadirnya orang ketiga dalam retaknya rumah tangga yang baru berjalan delapan bulan itu.

"Yang jelas, dalam gugatan itu tidak ada pihak ketiga sebagai penyebab perceraiannya," tutup Dody.
Read more →
 
Web Analytics